Amazon Deals

Jumat, 18 November 2011

Petronas Tower

Petronas Twin Tower  merupakan gedung pencakar langit dan tower kembar yang berada di ibukota Kuala Lumpur, Malaysia. Petronas Tower sejak tahun 1998 menjadi gedung tertinggi di dunia sampai tahun 2004 mengalahkan Willis Tower dan ex gedung World Trade Centre.

Pada tahun 2004 gedung Taipei 101 menggeser petronas tower sebagai gedung tertinggi di dunia. Namun sebagai menara kembar Gedung Petronas Tower masih merupakan yang tertinggi di dunia sampai saat ini.

Data Petronas Tower

Lokasi                                      : Jalan Ampang Kuala Lumpur , Malaysia
Waktu pembangunan                : 1992 – 1998
Biaya                                        : US$ 1.6 Milyar

Jumlah lantai                             : 88 lantai
Total luas lantai                         : 395.000 m²
Ketinggian Lantai teratas           : 375 m
Ketinggian atap                        : 378.6 m
Ketinggian antena                     : 451.9 m

Pemilik                                     : KLCC Holding Sdn Bhd
Main Contractor                       :  Tower 1 : Hazama Corp.
Tower 2 : Samsung Eng. & Construction,
                 Kukdong Eng & Construction B.L. Harbert int.
Architect                                  : Cesar Pelli (Argentina).
Structure engineer                     : Thornton Tomasetti


Petronas tower berfungsi sebagai pusat perkantoran komersial termegah di malaysia. Tower 1 dipergunakan sepenuhnya untuk Petronas beserta anak perusahaan dan asosiasi bisnisnya sedang tower 2 disewakan pada perusahaan lain. Saat ini perusahaan dunia seperti al jazeera English, Accenture, Boeing, Bloomberg, Reuters, Krawler, Huawei Technologies, Microsoft dll.

Kemegahan Petronas Tower ini menaikkan prestise negara Malaysia sebagai negara yang telah maju dan ekonominya telah tumbuh dan berkembang dengan cepat sehingga kemakmuran terasa di seluruh penjuru malaysia.


Alangkah hebatnya eksterior dan interior bangunan ini bila telah melihat bangunan ini.

Indonesia akan membuat menara 100 lantai,  kapan bisa terealisasi ? semoga berhasil...

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar